Tampilkan postingan dengan label Under Carriage. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Under Carriage. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 September 2017

Cara Membaca Ukuran Ban Dan Pelek

Banyak jenis ban dibuat untuk penggunaan pertanian dan komersil. Untuk
lebih memudahkannya, kode keseragaman diambil dari Asosiasi Ban dan Pelek bersama Asosiasi Pembuat Karet. Kode standar ditandai pada kedua sisi ban dan umumnya bertuliskan huruf dan angka. Berikut kode ban untuk berbagai jenis dan ukuran ban.

Kode Pada Ban
1. Ban Tractor

- Angka 24.5 berarti ukuran lebar ban dalam inci pada waktu dipasang pada   pelek yang direkomendasikan.

- Angka 32 artinya diameter pelek dalam inci.

2. Ban mobil penumpang
a. Ukuran : 195/60 R 14 85 H
195 : Lebar penampang ban (mm)
60 : Aspek rasio
R : Kontruksi ban radial
14 : Diameter pelek (inch)
85 : Load indek
H : Simbol batas kecepatan.

b. Ukuran : 7.75 – 14 4PR
7.75 : Lebar penampang ban (inch)
14 : Diameter pelek (inch)
4PR : Ply rating

c. Ukuran : 205SR14
205 : Lebar penampang (mm)
S : Batas kecepatan
R : Kontruksi radial
14 : Diameter pelek (inch)

d. Ukuran : G70 – 15 B
G : Batas ban
70 : Aspek rasio (seri)
15 : Diameter pelek (inch)
B : Load range


3. Ban Truck and Bus, off the road dan Industri
     Ukuran : 10.00 – 20 14PR
10.00 : Lebar penampang (inch)
20 : Diameter pelek (inch)
14PR : Ply rating

4. Ban Balap atau Racing Tire (RA)
    Ukuran : 5.00/9.00 – 13
5.00 : Tinggi penampang (inch)
9.00 : Lebar penampang (inch)
13 : Diameter pelek (inch)

5. Ban Pejal atau Solid Tire (ST).
    Ukuran : 10 x 6 x 61/4
10 : Diameter luar (inch)
6 : Lebar Dasar
61/4 : Diameter dalam (inch)

6. Ban Agrikultur (AGP)
    Ukuran : 19 x 8.00 – 10
19 : Diameter keseluruhan (inch)
8.00 : Lebar penampang (inch)
10 : Diameter pelek.

7.  Ukuran Pelek
Contoh : 5.00 S x 20 F.B.
Keterangan :
5.0 = Lebar pelek (lebar dasar ban) dalam inchi.
S = bentuk flens dari pelek. Ada 20 macam,dari A sampai V.
20 = diameter pelek dalam inchi.
F.B. = Flat Base Rim (tipe pelek / rim)
Demikian pembahasan cara membaca ukuran ban dan pelek, semoga bermanfaat.




Sabtu, 08 April 2017

Perawatan Under Carriage System

Under carriage carriage merupakan komponen alat berat tipe track yang mahal dengan harga mencapai 20% dari harga unit/machine baru. Persentase biaya perawatan under carriage mencapai 50% dari biaya keseluruhan biaya perawatan machine. Program perawatan under carriage yang baik dapat mengurangi biaya operasi, oleh karena itu program perawatan under carriage menjadi hal yang harus mendapat perhatian serius dari pemilik unit alat berat.

            Usia pakai dari komponen under carriage disebabkan oleh tipe pekerjaan yang dilakukan oleh  alat berat  dan tipe material atau area operasi  alat berat tersebut. Tipe pekerjaan yang mempengaruhi usia pakai komponen under carriage antara lain :
Dozing dan Push Loading, biasanya mengakibatkan tumpuan beban machine pada bagian depan dan menyebabkan kerusakan lebih cepat pada bagian front roller dan idler.

Ripping dan Drawbar, mengakibatkan tumpuan beban berpindah ke bagian belakang, sehingga menyebabkan kerusakan lebih cepat pada bagian rear roller dan sprocket.

Loading, mengakibatkan tumpuan bergeser dari depan ke belakang sehingga akan mempercepat kerusakan pada bagian rear roller.

Excavating, mengakibatkan beban bertumpu pada bagian samping.

Packing , pada saat machine beroperasi, material dapat menempel dan melapisi bagian komponen seperti: rollers, links, sprocket teeth dan bushing. Packing mengakibatkan komponen tidak dapat bersentuhan secara benar, hal ini menyebabkan beban bertambah dan kerusakan komponen. adapun yang dapat membantu mengurangi packing:  Gunakan shoe tipe center punch untuk daerah operasi pasir basah dan salju, Bersihkan komponen undercarriage sesering mungkin, dan Gunakan roollers guard untuk daerah operasi tertentu.

            Daerah atau situasi medan operasi juga berpengaruh pada usia pakai komponen under carriage, antara lain:
- Bekerja pada daerah yang menanjak mengakibatkan beban tertumpu pada bagian belakang machine sehingga kerusakan lebih cepat terjadi pada rear carrier roller dan bushing.
- Bekerja pada daerah turunan mengakibatkan beban tertumpu pada bagian depan machine sehingga kerusakan lebih cepat terjadi pada front track dan front carrier rollers.
- Bekerja pada daerah samping bukit, mengakibatkan beban tertumpu pada salah satu sisi machine sehingga mempercepat kerusakan komponen di salah satu sisi machine.
- Bekerja di daerah yang bertekanan, yang dapat mengakibatkan beban tertumpu pada rooler, idler thread dan outer link.

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Kerusakan Undercarriage
Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi kerusakan under carriage:

Selalu menggunakan shoe yang tipis (sempit).
Penggunaan shoe yang sempit masih memberikan efek floatation pada unit. Semakin lebar permukaaan shoe maka akan menyebabkan peningkatan kerusakan pada bushing, sprocket, link, track roller, idler thread dan track joint.

Pengoperasian unit /alat yang salah
Salah satu cara terbaik untuk melindungi machine dari kerusakan yang tidak wajar adalah dengan memastikan bahwa machine beroperasi secar benar. Beberapa kondisi yang menyebabkan keausan dini pada komponen under carriage adalah sebagai berikut: slip pada track, machine berjalan mundur secara berlebihan, mengoperasikan machine pada kecepatan tinggi yang tidak diperlukan, selalu memutar unit pada satu arah.

Penyetelan track tidak benar
Setiap jenis pekerjaan unit/machine alat berat mengakibatkan keausan berbeda dan memerlukan track adjustment yang berbeda. Semisal apabila sebuah track sudah di-adjust dengan benar pada kondisi track bersih, kemudian pada saat unit beroperasi terdapat packing di beberapa komponen, maka packing tersebut akan menyebabkan track menjadi lebih kencang. Track yang terlalu kencang akan menyebabkan penekanan berlebih pada komponen under carriage. Penyetelan kekencangan track yang salah dapat menyebabkan: kerusakan pada bushing dan sprocket, kerusakan pada link, track rollers dan idler. 

Prosedur Penyetelan Track Tipe Elevated Sprocket
            Penyetelan track juga harus memperhatikan keselamatan kerja, grease yang keluar dari relief valve yang bertekanan dapat  sehingga menyebabkan cedera atau kematian. Jangan mengamati relief valve untuk melihat apakah grease keluar. Amati track atau track adjustment cylinder untuk melihat apakah track sedang dikendorkan, Longgarkan relief valve hanya satu putaran, Gerakkan mesin ke depan/maju. Biarkan mesin berhenti tanpa menggunakan rem kaki. Setel track ketika Anda berada dalam kondisi operasi umum mesin. Jika kondisi penumpukan material (packing)terjadi di tempat kerja, track harus disesuaikan dengan bahan packing (packing material).
Jika mesin tidak dilengkapi dengan carrier roller, kelonggaran(sag) track diukur di antara sprocket dan front idler (B). Setelan dimensi (B) yang benar adalah 115 ± 10mm (2,2 ± 0,4 inci).

Prosedur Penyetelan Track yang Kendor
1. Lepaskan access cover.
2. Tambahkan grease serbaguna (MPGM) melalui track adjustment valve (5). Tambahkan MPGM hingga dimensi (B) benar.
3. Operasikan mesin maju mundur untuk menyamakan tekanan. Biarkan mesin     melambat sampai berhenti sepenuhnya. Jangan gunakan rem.
4. Ukur kembali dimensi (B). 



Prosedur Penyetelan Track Kencang
1. Longgarkan relief valve (D) dengan satu putaran atau 360 derajat. Biarkan grease keluar.
2. Tutup relief valve.
3. Tambahkan MPGM melalui track adjustment valve (C). Tambahkan grease hingga dimensi (B) benar.
4. Pasang accesscover.

 Roller Frame Oil Compartment
Pada bagian atas masing-masing roller frame, terdapat sebuah cover plate dan fill plug. Di dalam bagian belakang roller frame, terdapat dua buah kompartemen oli (oil compartment). Compartment belakang (di bawah plug) mensuplai oli untuk pelumasan pada pivot shaft dan bearing-bearing-nya.


Compartment depan, di bawah cover plate, mensuplai oli untuk pelumasan tube pada bagian depan roller frame, bearing depan, kunci-kunci, dan mekanisme penyetelan track (track adjustment mechanism). Kedua compartment diisi dengan oli SAE 30. Setelah roller frame dipasang, oli dapat ditambahkan pada lubang plug untuk membantu pengisian awal pivot shaft oil compartment.


Pada tractor jenis track dengan sprocket berukuran besar, ketinggian permukaan oli untuk pivot shaft compartment diperiksa pada botol plastik yang terletak di bawah cover berengsel di bagian belakang kiri engine compartment. Ketinggian permukaan oli harus diperiksa setiap hari selama pemeriksaan keliling. Yang penting adalah bahwa oli tidak ditambahkan di atas tanda penuh. Ini akan mencegah luapan bila oli hangat. Jika ketinggian permukaan oli sering tampak rendah, maka harus dicurigai adanya kebocoran. Pada tractor jenis track yang memiliki sprocket berukuran lebih kecil, ketinggian permukaan oli diperiksa di bawah pelat pada bagian atas roller frame. Ketinggian permukaan oli harus tepat di bawah lubang sumbat pengisian (fill plug hole).
Oli di dalam compartment depan harus diperiksa setiap 50 jam pengoperasian atau setiap pekan ( kiri).


Pemeriksaan ketinggian permukaan oli dilakukan dengan mengamati ketinggian permukaan oli yang berhubungan dengan dua permukaan horisontal pada track adjustment cylinder ( kanan). Kedua permukaan tersebut menunjukkan ketinggian permukaan oli maksimum dan minimum.

Demikian pembahasan mengenai perawatan under carriage system, semoga bermanfaat.

Sabtu, 31 Desember 2016

Komponen Under Carriage Pada Alat Berat

Undercarriage adalah komponen bawah dari alat berat tipe track rantai  yang berfungsi sebagai pembawa dan pendukung unit alat berat. Menurut bentuknya undercarriage terbagi atas 2 macam yaitu :

Oval Track
Konstruksi oval track yaitu Sprocket berada pada bagian belakang machine dan idler berada pada bagian depan machine. Terdapat satu atau dua buah carrier roller pada bagian atas track frame dan sejumlah rangkaian track roller pada bagian bawah. Komponen penggerak machine yang langsung bersentuhan dengan tanah terdiri dari track link yang bekerja sebagai rantai penghubung dan track shoe sebagai tapakan.

Elevated Sprocket Track
Pada tipe ini memungkinkan final drive dan sprocket tidak memikul beban berat machine secara langsung dan lebih bersih dari lumpur karena posisinya berada diatas. Hal ini memungkinkan komponen final drive lebih awet, maschine lebih seimbang, gaya dorong (traksi) lebih tinggi dan memungkinkan track roller frame lebih fleksibel.


Komponen-komponen under carriage yang digunakan pada tractor /dozer adalah :

Track Link
Track link merupakan komponen yang berguna sebagai tempat pemasangan track shoe dan bantalan roller.



Track Pin
Track Pin bersama-sama dengan bushing berfungsi sebagai penahan dan  penyambung antara track link yang satu dengan yang lain.


Track bushing
Pada sistem undercarriage, track bushing dan track pin bersama-sama menahan track link dan menyambung track link yang satu dengan yang lain dan menyekat rangkaian antara link dan bushing.

Track link joint
Trak link berfungsi sebagai penyambung track track linksatu dengan yang lain.

Track Shoe
Track shoe berfungsi untuk menahan berat machine, menyediakan traksi melalui tahanannya dengan permukaan tanah guna memungkinkan track-type machine bergerak. Track shoe memiliki beberapa tipe sesuai dengan kondisi tempat machine beroperasi yang terdiri beberapa tipe yaitu : Single grouser shoe, Extreme service shoe, Double grouser shoe, Self cleaning low ground pressure shoe, Trapezoidal center hole shoe, Chopper shoe.


Track Roller
Track roller berfungsi menahan machine pada track dan memandu machine untuk tepat bergerak diatas track. Track Roller terdiri dua jenis, yaitu : Single flange roller, Double flange roller.

Carrier Roller
Carrier roller digunakan pada undercarriage pada yang berfungsi untuk menahan berat track antara idler dan sprocket. Carrier roller juga berfungsi menghaluskan gerakan track bagian atas.

Sprocket
Fungsi sprocket assembly adalah untuk meneruskan tenaga dari final drive menuju bushing track link. Gigi-gigi sprocket bekerja dengan menarik track bushing dan menggerakkan track group sehingga alat berat bergerak.


Idler
Idler berfungsi untuk memandu track keluar dan masuk ke track roller, menahan sebagian beban machine dan komponen yang memungkinkan kekencangan track dikontrol. Undercarriage dengan Elevated sprocket memiliki dua idler yang berada pada bagian dan belakang machine. Undercarriage dengan oval track hanya memiliki satu idler yang ada pada bagian depan machine.



Demikian tentang komponen under carriage pada alat berat, semoga bermanfaat.